<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Radikalisme.. Reaksi Balik Islamophobia</title>
	<atom:link href="http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/</link>
	<description>luasnya ilmu tak berbatas...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Dec 2009 21:30:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: sitmar83</title>
		<link>http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/#comment-694</link>
		<dc:creator>sitmar83</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 05:44:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/#comment-694</guid>
		<description>Alhamdulillah &#039;&#039;segala puji bagi ALLAH TUHAN SEMESTA ALAM&#039;&#039; MAHA KAYA ALLAH DENGAN SAMUDRA ILMU YG DIPUNYAI ,dan maha berkusa ALLAH kepada siapa hendak mencurahkan setetes ilmuNYA  dengan izinNYA &#039;&#039;AMIIIN&#039;&#039;
mudah mudahan slalu bertambahlah ilmuku dan membawa berkhah untuk hidupku.
trimakasih kepada sang penulis artikel &#039;&#039;salam sejahtera slalu fidun ya wal akhirat&#039;&#039;amin&#039;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah &#8216;&#8217;segala puji bagi ALLAH TUHAN SEMESTA ALAM&#8221; MAHA KAYA ALLAH DENGAN SAMUDRA ILMU YG DIPUNYAI ,dan maha berkusa ALLAH kepada siapa hendak mencurahkan setetes ilmuNYA  dengan izinNYA &#8221;AMIIIN&#8221;<br />
mudah mudahan slalu bertambahlah ilmuku dan membawa berkhah untuk hidupku.<br />
trimakasih kepada sang penulis artikel &#8216;&#8217;salam sejahtera slalu fidun ya wal akhirat&#8221;amin&#8217;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sirbram</title>
		<link>http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/#comment-686</link>
		<dc:creator>sirbram</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 03:15:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/#comment-686</guid>
		<description>1. Maksud dari mengingkari keimana kepada adanya sifat2 Allah itu ialah mereka melakukan &quot;ta`thiil&quot; yakni meniadakan/mengingkari sifat2 bagi ALlah. Misal mereka pendapat orang yang mengatakan Allah tidak mencipta/mengatur alam ini ,akan tetapi alamlah yang menciptakan segala sesuatu  dan yang mengaturnya dengan sendirinya. intinya mereka menolak sifat2 Allah itu dengan semata2 pertimbangan akal mereka tana merujuk kepada dalil (Al Qur`an, Assunnah dan Ijma`)
2. Tentang muslim yang mati namun belum sempat taubat dari dosa2nya, menurut Islam mereka tidak kafir, tentu selama tidak melakukan perbuatan2 yang memang membatalkan keislamannya, Sebagai contoh misalnya seorang meninggalkan shalat karena malas, maka pelaku (dosa besar tersebut) tidak dihukumi kafir akan tetapi dihukumi fasiq dan imannya tidak sempurna. Apabila dia mati sedang dia belum bertaubat maka dia berada dalam kehendak Allah. Jika Dia berkehendak Dia akan mengampuninya, namun si pelaku tidak kekal di neraka, sebab Allah Subhanahu wa Ta&#039;ala berfirman: &quot;Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni dosa-dosa selainnya bagi siapa yang dikehendakinya ...&quot; [An-Nisaa : 48].
3. tentang prinsip gerakan ajdid dan Ishlah yg nomr 9 maksudnya ialah kita dalam menyelesaikan perkara yang penting di dalam agama, maka hedaknya merujuk kpd ahlinya. Dan kita telah sepakati bahwa pihak yang ahli di bidang agama ini ialah para ulama, dan ulama yang dimaksudkan disini bukanlah ulama pemerintah tertentu, atau ulama kelompok tertentu dsb, tentu yang dimaksudkan adalah ulama yang benar2 faham ttg Al Qur`an dan Assunnah, dan mereka inilah yang sering dijuluki dg ulama ahlul hadits. Mengapa dijuluki ulama ahlul hadits? karena ketika mereka menguasai seluk beluk ilmu hadits, tentunya otomatis mereka jg menguasai seluk beluk Ilmu Al Qur`an. Nah kita dibimbing oleh Allah dan RasulNya untuk merujukkan pemahaman dan pengamalan agama kita kepada para ulama ahlul hadits tsb. Adapun maksud dari tunduk patuh terhadap keputusan para ulama tsb adalah tentunya keputusan mereka yang memiliki dasar yang kuat dari dalil (Al Qur`an, Assunnah dan ijma). Adapun bila keputusan mereka tidak didasari dalil, maka tentu kita tidak berkewajiban untuk tunduk kpd keputusan itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. Maksud dari mengingkari keimana kepada adanya sifat2 Allah itu ialah mereka melakukan &#8220;ta`thiil&#8221; yakni meniadakan/mengingkari sifat2 bagi ALlah. Misal mereka pendapat orang yang mengatakan Allah tidak mencipta/mengatur alam ini ,akan tetapi alamlah yang menciptakan segala sesuatu  dan yang mengaturnya dengan sendirinya. intinya mereka menolak sifat2 Allah itu dengan semata2 pertimbangan akal mereka tana merujuk kepada dalil (Al Qur`an, Assunnah dan Ijma`)<br />
2. Tentang muslim yang mati namun belum sempat taubat dari dosa2nya, menurut Islam mereka tidak kafir, tentu selama tidak melakukan perbuatan2 yang memang membatalkan keislamannya, Sebagai contoh misalnya seorang meninggalkan shalat karena malas, maka pelaku (dosa besar tersebut) tidak dihukumi kafir akan tetapi dihukumi fasiq dan imannya tidak sempurna. Apabila dia mati sedang dia belum bertaubat maka dia berada dalam kehendak Allah. Jika Dia berkehendak Dia akan mengampuninya, namun si pelaku tidak kekal di neraka, sebab Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman: &#8220;Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni dosa-dosa selainnya bagi siapa yang dikehendakinya &#8230;&#8221; [An-Nisaa : 48].<br />
3. tentang prinsip gerakan ajdid dan Ishlah yg nomr 9 maksudnya ialah kita dalam menyelesaikan perkara yang penting di dalam agama, maka hedaknya merujuk kpd ahlinya. Dan kita telah sepakati bahwa pihak yang ahli di bidang agama ini ialah para ulama, dan ulama yang dimaksudkan disini bukanlah ulama pemerintah tertentu, atau ulama kelompok tertentu dsb, tentu yang dimaksudkan adalah ulama yang benar2 faham ttg Al Qur`an dan Assunnah, dan mereka inilah yang sering dijuluki dg ulama ahlul hadits. Mengapa dijuluki ulama ahlul hadits? karena ketika mereka menguasai seluk beluk ilmu hadits, tentunya otomatis mereka jg menguasai seluk beluk Ilmu Al Qur`an. Nah kita dibimbing oleh Allah dan RasulNya untuk merujukkan pemahaman dan pengamalan agama kita kepada para ulama ahlul hadits tsb. Adapun maksud dari tunduk patuh terhadap keputusan para ulama tsb adalah tentunya keputusan mereka yang memiliki dasar yang kuat dari dalil (Al Qur`an, Assunnah dan ijma). Adapun bila keputusan mereka tidak didasari dalil, maka tentu kita tidak berkewajiban untuk tunduk kpd keputusan itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sitmar83</title>
		<link>http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/#comment-681</link>
		<dc:creator>sitmar83</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 15:23:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/#comment-681</guid>
		<description>assalamungalaikum wr,wb

 sebelumnya saya mohon maaf karna mungkin akan menyita  waktu sodara sirbram,ada beberapa kalimat yg saya sangat dangkal untuk memahaminya,pabila berkenan untuk menguraikan secara rinci saya minta tolong pd anda suatu gambaran yg lebih mudah kumenangkapnya,
     &#039;&#039;saya maunanya yg di bait  MUKTAZILAH[kalifah muawiyah bin abi sofyan] pada nomor 1]at tauhid;................   yang di maksud mengingkari keimanan kepada adanya sifat2 bagi ALLAH ,[itu maksudnya bagaimana?]

[3]al wangad wal wangied ;seorang muslim yg mati sebelum taubat dari dosa2 sama dihukumi seperti matinya orang kafir?[kalo menurut islam yg sebenarnya itu bagaimana?]

 terus dalam bait PRINSIP2 GERAKAN TAJDID DAN ISLAH pd nomor [9]merujuk pd kepemimpinan ulama &#039;ahlul hadist dlm memutuskan perkara2 besar atau prinsipiel dan tunduk patuh pd keputusan para ulama tersebut dalam keadaan suka atau tidak suka.[itu maksudnya bagaimana?]

trimakasih atas petunjuknya,,
semoga ALLAH slalu memberikan kemudahan pd semua umat islam yang ada dijalan nanlurus&#039;&#039;AMIN&#039;&#039; 

wasalamungalaikum wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamungalaikum wr,wb</p>
<p> sebelumnya saya mohon maaf karna mungkin akan menyita  waktu sodara sirbram,ada beberapa kalimat yg saya sangat dangkal untuk memahaminya,pabila berkenan untuk menguraikan secara rinci saya minta tolong pd anda suatu gambaran yg lebih mudah kumenangkapnya,<br />
     &#8216;&#8217;saya maunanya yg di bait  MUKTAZILAH[kalifah muawiyah bin abi sofyan] pada nomor 1]at tauhid;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.   yang di maksud mengingkari keimanan kepada adanya sifat2 bagi ALLAH ,[itu maksudnya bagaimana?]</p>
<p>[3]al wangad wal wangied ;seorang muslim yg mati sebelum taubat dari dosa2 sama dihukumi seperti matinya orang kafir?[kalo menurut islam yg sebenarnya itu bagaimana?]</p>
<p> terus dalam bait PRINSIP2 GERAKAN TAJDID DAN ISLAH pd nomor [9]merujuk pd kepemimpinan ulama &#8216;ahlul hadist dlm memutuskan perkara2 besar atau prinsipiel dan tunduk patuh pd keputusan para ulama tersebut dalam keadaan suka atau tidak suka.[itu maksudnya bagaimana?]</p>
<p>trimakasih atas petunjuknya,,<br />
semoga ALLAH slalu memberikan kemudahan pd semua umat islam yang ada dijalan nanlurus&#8221;AMIN&#8221; </p>
<p>wasalamungalaikum wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: petualangharakah</title>
		<link>http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/#comment-49</link>
		<dc:creator>petualangharakah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 07:19:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://samuderailmu.wordpress.com/2008/03/15/radikalisme-reaksi-balik-islamophobia/#comment-49</guid>
		<description>http://petualangharakah.wordpress.com/2008/03/17/pembentukan-jamaah-lintas-harakah-untuk-persatuan-umat-islam/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://petualangharakah.wordpress.com/2008/03/17/pembentukan-jamaah-lintas-harakah-untuk-persatuan-umat-islam/" rel="nofollow">http://petualangharakah.wordpress.com/2008/03/17/pembentukan-jamaah-lintas-harakah-untuk-persatuan-umat-islam/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
