Mari berkenalan dengan manhaj SALAF !
Dakwah Salafiyah Ahlus Sunnah wal Jama’ah telah merambat di banyak wilayah di Indonesia dan sekitarnya sejak dulu kala. Namun digenerasi ini, dakwah yang mulia ini telah terkontaminasi (yakni terkena berbagai kerancuan) oleh berbagai pemikiran lain yang menyimpang dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Berbagai kerancuan yang menghinggapi dasar pemahaman Dakwah Salafiyah akhir-akhir ini di Indonesia, banyak menimbulkan kesan adanya perpecahan di kalangan Salafiyyin (para penganut pemahaman Salafus Sholeh). Kesan-kesan perpecahan itulah yang yang menghalangi saudara-saudara kita kuam muslimin yang ingin mengenal islam lebih dalam melalui manhaj (metode) salaf ini untuk belajar tentang APA ITU SALAF..? Salafiyyin itu adalah orang-orang yang berupaya untuk meniti jejak generasi salafus shalih. Adapun generasi salafus shalih itu adalah tiga generasi pertama dalam Islam dari umat Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi wa sallam. Yaitu generasi murid-murid Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi sallam, karena mereka berjumpa dengan beliau di masa hidupnya dan beriman kepadanya serta mati dalam keadaan iman kepadanya. Mereka ini dinamakan shahabat Nabi shallallahu `alaihi wa alihi wa sallam. Kemudian generasi kedua ialah para murid-murid shahabat Nabi shallallahu `alaihi wa alihi sallam. Yaitu mereka yang sempat berjumpa dengan para shahabat Nabi dan beriman kepada Islam yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi sallam serta mati dalam keadaan iman dengan Islam. Generasi kedua ini dinamakan generasi tabi’in (atau generasi yang mengikuti jejak pendahulunya). Selanjutnya generasi ketiga, ialah generasi para murid-murid tabi’in. Yaitu generasi yang sempat berjumpa dengan para tabi’in dan beriman dengan Islam serta mati di atas keimanan itu. Meraka ini dinamakan generasi tabi’it tabi’in. Para salafiyyin dari masa ke masa di manapun berada, selalu berusaha mempelajari Islam dengan merujuk kepada pemahaman salafus shalih, yaitu tiga generasi pertama tersebut di atas yang meliputi generasi shahabat Nabi shallallahu `alaihi wa alihi sallam, generasi tabi’in dan generasi tabi’it tabi’in. Para salafiyyin merasa tentram hatinya ketika telah menyakini bahwa pemahamannya telah terbukti secara ilmiah merujuk kepada pemahaman salafus shalih. Dan semestinya haruslah demikian. Insyaallah kita dapat belajar bersama disini, mengambil mutiara-mutiara salaf yang mungkin sempat hilang dari perhatian kita. Merambah kembali dasar-dasar pemahaman salaf, sehingga dengan itu semoga kita bisa lebih siap dan dewasa dalam menyikapi berbagai fitnah yang menghantam dakwah yang mulia ini, bersama guru-guru/ustadz-ustadz yang memiliki kredibilitas tinggi dibidangnya. Wallahu a`lamu bish shawaab.
Admin
Yaser Ibrahim


September 18, 2008 pada 2:35 am
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarahkatuh.
Sangat bermanfaat sekali buat ana.. Jazaakallahukhoirin.wa baraakallahufiikum.
Oktober 26, 2008 pada 9:01 am
Assalamu’alaikum
ini sir bram novaldi bukan ya? alumni TMUA..
Afwan kl salah
Wa’alaikum salam
Oktober 27, 2008 pada 9:19 am
iya. ini siapa?Ada yang bisa dibantu?
Oktober 28, 2008 pada 4:18 am
Ini dg Suaminya anjar – tegal
Oktober 28, 2008 pada 10:20 am
Ahlan wa sahlan yaa akhi. barakallahu laka wabaraka `alaika wajama`a bainakuma fii khairin. ana tidak asing lagi ktk mendengar nama blog antum. qadarllah ternyata kita bisa silaturrahmi.
November 2, 2008 pada 2:38 am
Salam kenal akhi, ana muh abduh tuasikal. Senang bisa bnyk mengunjungi situs ikhwan-ikhwan. Semoga kita tetap istiqomah dalam dakwah melalui dunia maya ini.
Silakan pula kunjungi web kami
http://www.muslim.or.id
atau blog kami
http://www.rumaysho.wordpress.com
inni uhibbuka fillah
semoga kita dapat dikumpulkan bersama para nabi, shidiqin, syuhada dan orang sholih.
Gunung kidul, 3 dzulqo’dah 1429
November 5, 2008 pada 5:45 am
Kaifa haluk akhi?
November 5, 2008 pada 9:28 am
Alhamdulillah khair akh. antum gmn ? ana alumni UII jogja, sekarang di mojokerto. ana kangen suasana jogja.
Januari 3, 2011 pada 3:30 am
assalamualaikum akh….salam kenal dari pontianak semoga kita ditetapkan dan di mudahkan dalam menjalani manhaj yang haq ini, amin..
Januari 3, 2011 pada 9:45 am
Amiin. Salam kenal juga semoga silaturrahim kita tetap terjaga.
Agustus 1, 2011 pada 9:09 am
Assalam ‘alaikum akhi…
Sy sangat ingin belajar dan memperdalam ilmu agama
sy ingin tahu lebih banyak lg tentang generasi salafy
mohon pencerahannya
salam iman ukhuwah fillah
Agustus 18, 2011 pada 3:59 am
Assalamu ‘alaikum saudara-saudara, mari kita bersama-sama menengok ke diri dan hati masing-masing. Apakah kita sudah sungguh-sungguh bersyahadat, atau hanya sekedar membaca kalimat syahadat saja? Karena syahadat berarti sumpah atau penyaksian. Adalah dusta besar jika kita mengucapkan kalimat syahadat padahal kita tidak menyaksikan Alloh dan Rasulalloh. Alloh itu dzahir dan bathin, dan hanya lewat Rasulalloh saja kita akan diberi mampu mengenal Alloh (ma’rifat). Sedangkan untuk bertemu dan mengenal Rasulalloh, adalah dengan memperbanyak sholawat atas beliau dengan istiqomah, sabar, tawakal, dan ikhlas. Semoga kita semua dapat segera bersyahadat dengan sebenar-benarnya, sehingga diakui sebagai umat beliau, Rasulalloh SAW. Bukan sekedar mengaku-ngaku.
Agustus 18, 2011 pada 6:14 am
@ saudara: belajar dulu yang bener baru komentar, jangan malu-maluin kaum muslimin.