AHLAN WASAHLAN…
Desember 19, 2007 — sirbramMari berkenalan dengan manhaj SALAF !
Dakwah Salafiyah Ahlus Sunnah wal Jama’ah telah merambat di banyak wilayah di Indonesia dan sekitarnya sejak dulu kala. Namun digenerasi ini, dakwah yang mulia ini telah terkontaminasi (yakni terkena berbagai kerancuan) oleh berbagai pemikiran lain yang menyimpang dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Berbagai kerancuan yang menghinggapi dasar pemahaman Dakwah Salafiyah akhir-akhir ini di Indonesia, banyak menimbulkan kesan adanya perpecahan di kalangan Salafiyyin (para penganut pemahaman Salafus Sholeh). Kesan-kesan perpecahan itulah yang yang menghalangi saudara-saudara kita kuam muslimin yang ingin mengenal islam lebih dalam melalui manhaj (metode) salaf ini untuk belajar tentang APA ITU SALAF..? Salafiyyin itu adalah orang-orang yang berupaya untuk meniti jejak generasi salafus shalih. Adapun generasi salafus shalih itu adalah tiga generasi pertama dalam Islam dari umat Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi wa sallam. Yaitu generasi murid-murid Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi sallam, karena mereka berjumpa dengan beliau di masa hidupnya dan beriman kepadanya serta mati dalam keadaan iman kepadanya. Mereka ini dinamakan shahabat Nabi shallallahu `alaihi wa alihi wa sallam. Kemudian generasi kedua ialah para murid-murid shahabat Nabi shallallahu `alaihi wa alihi sallam. Yaitu mereka yang sempat berjumpa dengan para shahabat Nabi dan beriman kepada Islam yang dibawa Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi sallam serta mati dalam keadaan iman dengan Islam. Generasi kedua ini dinamakan generasi tabi’in (atau generasi yang mengikuti jejak pendahulunya). Selanjutnya generasi ketiga, ialah generasi para murid-murid tabi’in. Yaitu generasi yang sempat berjumpa dengan para tabi’in dan beriman dengan Islam serta mati di atas keimanan itu. Meraka ini dinamakan generasi tabi’it tabi’in. Para salafiyyin dari masa ke masa di manapun berada, selalu berusaha mempelajari Islam dengan merujuk kepada pemahaman salafus shalih, yaitu tiga generasi pertama tersebut di atas yang meliputi generasi shahabat Nabi shallallahu `alaihi wa alihi sallam, generasi tabi’in dan generasi tabi’it tabi’in. Para salafiyyin merasa tentram hatinya ketika telah menyakini bahwa pemahamannya telah terbukti secara ilmiah merujuk kepada pemahaman salafus shalih. Dan semestinya haruslah demikian. Insyaallah kita dapat belajar bersama disini, mengambil mutiara-mutiara salaf yang mungkin sempat hilang dari perhatian kita. Merambah kembali dasar-dasar pemahaman salaf, sehingga dengan itu semoga kita bisa lebih siap dan dewasa dalam menyikapi berbagai fitnah yang menghantam dakwah yang mulia ini, bersama guru-guru/ustadz-ustadz yang memiliki kredibilitas tinggi dibidangnya. Wallahu a`lamu bish shawaab.
Admin
Yaser Ibrahim

