Adam & Hawwa ‘Alaihimassalam Diusir Dari Surga


Dengan lengkapnya kehidupan Adam di surga Allah ketika diciptakan baginya pasangannya, yaitu Hawwa’, maka iblispun yang telah diusir dari surgaNya dan telah dikutuk olehNya, mulai melancarkan operasi kedengkiannya dengan menggoda Adan dan Hawwa’ agar melanggar larangan Allah mendekati pohon terlarang yang ada padanya.
Kisah godaan iblis dan pelanggaran Adam dan Hawwa’ ini telah diceritakan oleh Allah Ta’ala dan RasulNya serta para Shahabat nabi Muhammad sallallahu alaihi wa aalihi wasallam sebagaimana berikut ini. Allah Ta’ala menceritakan proses rayuan iblis kepada keduanya dalam beberapa ayat Al Qur’an berikut ini :
Baca entri selengkapnya »

Iklan
Ditulis dalam Sejarah. Tag: , , . 1 Comment »

Ar-Ruthuubah (kondisi berair pada lubang vagina)


Banyak pertanyaan yang ditujukan ke meja redaksi melalui telpon ataupun surat, yang menanyakan tentang hukum kelembapan pada kemaluan wanita, apakah kelembapan itu sampai membasahi celana dalamnya itu dianggap najis atau suci menurut Syari’ah Islamiyah ?. Maka dari itulah, dalam pembahasan kali ini kami memilih topik yang berkenaan dengan masalah tersebut agar menjadi jelas masalahnya bagi segenap pembaca yang budiman.
Baca entri selengkapnya »

Khodijah Bintu Khuwailid.. Wanita Bangsawan Yang Di Muliakan Allah Ta’ala


Bani Asad adalah salah satu suku mulia dari kalangan Quraisy yang membangun kampung keluarga di dalam kota Makkah. Di kampung ini terdapat keluarga yang dibina oleh pasangan suami istri Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai bin Kilab Al-Asadi dengan Fathimah bintu Za’idah bin Al-Asham Jundub bin Harim bin Rawahah bin Hajar bin Abed bin Mu’iesh bin Amir bin Lu’ai, atau terkenal dengan Fatimah Al-Amiriyah. Dari pasangan suami istri Bani Asad dengan Bani Amir bin Lu’ai inilah lahir seorang putri yang kemudian diberi nama Khadijah Al-Asadiyah. Khadijah Al-Asadiyah ini pun tumbuh dalam sebuah keluarga yang sangat menjunjung tinggi kehormatan. Sehingga di masa jahiliyah, Khadijah Al-Asadiyah terkenal dengan gelarnya At-Thahirah , yang artinya “Wanita Suci”.

Baca entri selengkapnya »

Istri Shalihah Penyejuk Hati


Dengan wajah lesu dan tatapan penuh kekecewaan, seorang suami mengadukan permasalahan yang sedang dia hadapi bersama istrinya kepada salah seorang sahabatnya yang mengerti agama.

“Saya hampir tidak pernah menikmati kecantikan istri saya yang sebenarnya dia miliki, “kata si suami mengawali pengaduannya. Istrinya hanya mau berdandan bila akan ke pesta atau sekedar jalan-jalan. Tetapi si istri tidak punya kebiasaan seperti itu bila tidak keluar, bahkan dianggapnya lucu karena bukan pada tempatnya untuk berdandan di rumah. Begitulah kira-kira isi keluhan si suami. Sahabatnya menasehati. “Tunaikanlah hak istrimu yaitu didiklah ia dengan ajaran agama, agar mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajibannya, bersabar dan banyaklah berdoa pada Allah. “Suami itu tersentak sadar bahwa meskipun perjalan rumah tangganya dengan sang istri telah membuahkan lima anak dia sama sekali belum menunaikan hak istri yang satu ini.
Baca entri selengkapnya »

Fatawa Sahab Al Islamiyah


Bolehkah bagi seorang wanita muslimah keluar menuju sekolah, rumah sakit, mengunjungi karib kerabat dan rumah-rumah tetangganya dalam keadaan memakai wewangian?

Baca entri selengkapnya »

Polemik: Kontroversi Dzikir Bersama (2)


Satu-satunya dasar penilaian tentang bid’ahnya dzikir bersama itu sesungguhnya hanyalah apa yang dikemukakan oleh Al-`Allamah Abu Ishaq Ibrahim bin Musa bin Muhammad Al-Lakhmi As-Syathibi (beliau meninggal dunia pada th. 790 H, rahimahullah wa askanahu fi jannatihi ) dalam kitab beliau Al-I’tisham . Beliau menerangkan padanya:

“Dimanakah di dalam Al-Kitab (yakni Al-Qur’an, pent) atau di dalam As-Sunnah (yakni Al-Hadits, pent) yang memberitakan adanya perkumpulan orang untuk berdzikir dengan satu suara disertai suara yang terang dan keras. Padahal sungguh Allah Ta`ala telah berfirman: (artinya) Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendah diri dan dengan tersembunyi. Sesungguhnya Dia tidak suka kepada orang yang melampaui batas. ( Surat Al-A’raf 55). Dan orang-orang yang melampaui batas sebagai disebutkan di ayat ini adalah orang-orang yang mengeraskan suara dalam berdoa.”
Baca entri selengkapnya »

Polemik: Kontroversi Dzikir Bersama (1)


Ketika saya hadir dalam acara dzikir bersama di masjid Istiqlal Jakarta tgl. 18 Agustus 2003, banyak telepon dan SMS ke handphone saya, yang menanyakan, menyesalkan, mengkritik dan mencerca tindakan saya menghadiri majelis tersebut. Namun ada pula yang senang dan gembira dengan penampilan saya di majelis tersebut. Dengan berbagai sorotan antara pro dan kontra terhadap kehadiran saya di majelis tersebut, saya merasa perlu untuk memberi keterangan di majalah yang kita sayangi ini, berbagai masalah yang mengganjal pikiran banyak orang. Semoga Allah membukakan hati kita untuk melihat yang benar itu adalah kebenaran dan kita diberi kekuatan untuk mengikutinya dan yang salah itu adalah salah serta kita diberi kekuatan untuk menjauhinya.
Baca entri selengkapnya »