Ma`isyah

3 Tanggapan to “Ma`isyah”

  1. UMAR MUHAMMAD ALKATHIRI Says:

    BISMILLAH
    ASSALAMUALAIKUM,

    bagaimana solusinya jika ana berniat untuk belajar memperdalam agama di pondok, namun umi tidak mengizinkan,
    karna umi beranggapan bhw ana udah dewasa, 23 th.
    namun ternyata sebaliknya, ana ini jahil.
    APA KALO ANA TETAP BERSIKERAS KE PONDOK BGMN?

    BARAKAALLAH.

    • sirbram Says:

      Menuntut ilmu agama dan taat kpd orang tua dalam hal ma`ruf itu sama-sama wajib saudaraku. Ana bisa memahami sikap orang tua antum dan itu juga dialami sebagian bahkan mungkin mayoritas ikhwan yang ingin thalibul `ilm. Terkadang kita dianggap masih bermental kekanak-kanakan yg notabene kalau lihat sepak bola, pengen maen bola, lihat band-band-an pengen jadi musisi dst, akibatnya ktk kita ingin mendalami ilmu agag secara serius di pondok misalnya, kita tetap dianggap sedang “ikut-ikutan” tadi. Namun ana yakin pasti ada jalan keluar yang baik. Coba antum yakinkan pelan-pelan kepada umi antum bahwa antum serius ingin belajar dan tunjukkan keseriusan antum tsb. Bila umi masih belum percaya dan tetap melarang, maka Rasulullah bersabda:Tidak ada ketaatan pada makhluq dalam bermaksiat kepada Khaliq
      [Shahih, HR Ahmad, at Thabrani, al Hakim dan yang lain dengan lafadz at Tabrani disahihkan oleh syekh al Albani dalam Silsilah ash Shahihah:179]
      Dan menolak perintah itu jangan diidentikkan dengan memerangi atau berbuat kasar kpd orang tua. Antum bisa menolak perintah tsb dg sopan tanpa berbuat kasar kpd beliau. Wallahu A`lam

      • Abu Hurriya Says:

        Bismillah,

        Sekedar saran, dikarenakan menuntut ilmu dan berbakti kepada orang tua adalah hal yg sejalan (sama-sama kebaikan) maka sebaiknya jangan dipertentangkan antara keduanya, jika kemudian berbenturan maka, usahakanlah untuk menyelaraskannya dengan mengambil apa yg paling memberikan mashlahat dan menghilangkan mudharat. Memahamkan orang tua dg usaha makisimal & do’a terlebih dahulu ana rasa lebih utama jk perlu bs menggunakan pihak ketiga untuk memahamkan orang tua, shg kedua-dua soalan tsb bisa didapatkan. Wallahu a’lam bishawab


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: