Letak Nilai Kemanusiaan Seorang Manusia

Tujuan Diciptakannya Manusia
Sebagian manusia tidak menyadari bahwa sesungguhnya manusia itu diciptakan bukan tanpa tujuan. Bahkan Allah Ta`ala menciptakan manusia dengan satu tujuan yakni untuk beribadah kepadaNya. Hal ini diberitakan oleh Allah Ta`ala didalam Al Qur`an Surat Adz Dzaariyaat 56: “Dan tidaklah Aku Ciptakan Jin dan Manusia, kecuali untuk beribadah (mengabdi) kepada-Ku”.Oleh karena itu kita perlu menelusuri lebih kebelakang, untuk memahami untuk apa kita beribadah?

Baca entri selengkapnya »

Adam ‘alaihissalam Manusia Pertama


Allah Ta`ala azali dan abadi, tidak berpermulaan dan tidak pula berakhiran. Dia Al-Khaliq (Maha Pencipta segenap makhluk-Nya) dan Dia adalah Al-Hafidl (Maha Pemelihara segenap jagat raya) dan Dia juga Al-Maalik (memiliki dengan mutlak segenap alam). Dan Dia pula Al-Qahir (segala kehendak-Nya pasti terlaksana dan tidak ada yang mampu menghalangi kehendak-Nya). Semua itu adalah sifat rububiyah Allah dan karena itu dalam pengertian Tauhid Rububiyah dinyatakan bahwa Allah sajalah satu-satunya Dzat yang memiliki sifat-sifat tersebut di atas. Konsekwensi keyakinan tersebut ialah Tauhid Uluhiyah, yaitu keyakinan bahwa Allah sajalah yang berhak diibadahi dengan cara peribadatan yang Dia kehendaki sebagaimana yang diajarkan oleh Rasul-Nya.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Sejarah. Tag: , , . 3 Comments »